Kamis, 13 April 2017

 PELAPISAN SOSIAL

 

Nama           : Josua Ricardo
Universitas  :  Gunadarma University
Dosen          : Ahmad Naster S.I.KOM.MM
 
Pelapisan sosial adalah golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran tertentu. Pelapisan sosial merupakan gejala yang bersifat keseluruhan . Di dalam masyarakat mana pun, pelapisan sosial selalu ada . Pitirim A. Sorokin dalam karangannya yang berjudul “Social Stratification” mengatakan bahwa sistem lapisan dalam masyarakat itu merupakan ciri yang tetap dan umum dalam masyarakat yang hidup teratur. 

Dapat disimpulkan bahwa pelapisan sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara berkasta.
 

A. Dasar-dasar pembentukan pelapisan sosial
Ukuran yang dominan dalam pembentukan pelapisan sosial pada masyarakat adalah sebagai berikut:

  • Ukuran kekayaan 
Kekayaan (materi atau kebendaan) dapat dijadikan ukuran penempatan anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial yang ada, barang siapa memiliki kekayaan paling banyak mana ia akan termasuk lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial, demikian pula sebaliknya, yang tidak mempunyai kekayaan akan digolongkan ke dalam lapisan yang rendah. Kekayaan tersebut dapat dilihat dari tempat tinggal atau barang-barang tersier yang dimilikinya.
  • Ukuran kekuasaan dan wewenang
Seseorang yang mempunyai kekuasaan atau wewenang paling besar akan menempati lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial dalam masyarakat yang bersangkutan.
  • Ukuran kehormatan
Ukuran kehormatan dapat terlepas dari ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan.
  • Ukuran ilmu pengetahuan
 Ukuran ilmu pengetahuan sering dipakai oleh anggota-anggota masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan.
B. Sifat Stratifikasi Sosial
  1. Stratifikasi Sosial Tertutup (Closed Social Stratification)                              Pada stratifikasi sosial tertutup membatasi kemungkinan berpindahnya seseorang dari satu lapisan ke lapisan lain baik yang merupakan gerak ke atas dan gerak ke bawah.
  2. Stratifikasi Sosial Terbuka (Open Social Stratification)                                 Dalam stratifikasi sosial terbuka kemungkinan untuk pindah dari satu lapisan ke lapisan lain sangat besar.
C. Beberapa Teori Tentang Pelapisan Sosial
Pelapisan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelas :

  1. Kelas atas (upper class)
  2. Kelas bawah (lower class)
  3. Kelas menengah (middle class)
  4. Kelas menengah ke bawah (lower middle class)
Kesimpulan : Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial mempunyai sisi positif dan sisi negatifnya dalam kehidupan manusia. Dimana perbedaan itu bisa memeberikan sebuah motivasi kepada manusia untuk terus berkembang, dan membuat manusia saling menghormati dan menghargai. Di satu sisi, pelapisan sosial bisa berdapak negatif dimana setiap manusia mulai membanding-bandingkan derajat atau strata sosial mereka yang berujung kepada sebuah perbuatan atau kelakuan negatif satu manusia kepada manusia lainnya.

Dari sini dapat dipelajari bahwa adanya pelapisan sosial membuat manusia saling memahami dan saling membantu dalam keadaan apa pun. Dimana semua manusia saling melengkapi satu sama lain, namun tidak terlepas rasa saling menghormati satu sama lainnya.


Sumber:
- http://ugmyfirmansyah13.blogspot.co.id/2015/01/pelapisan-sosial-dan-kesamaan-derajat.html
- https://raullycious.wordpress.com/2011/11/22/pengertian-pelapisan-sosial-dan-aspek-aspek-positif-dan-negatif-dari-sistem-pelapisan-sosial/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEWIRAUSAHAAN 1. Pengertian Kewirausahaan      Suatu proses dalam melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru dengan cara kreatif da...