Minggu, 26 November 2017

Ketahanan nasional dalam aspek kehidupan nasional


A.  KETAHANAN NASIONAL DARI ASPEK ALAMIAH

Ketahanan nasional merupakan gambaran tentang kondisi kehidupan nasional yang menghadapi berbagai tantangan juga merupakan konsep pemikiran tentang pengelolaan kehidupan nasional secara menyeluruh. Dimana ketahanan nasional ini bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan zaman. Sebagai sebuah kondisi, ketahanan nasional memberikan gambaran tentang keadaan yang harus terwujud agar kita sebagai sebuah bangsa dapat mempertahankan kelangsungan hidup dan membangun kejayaan nasional sehingga terwujud tujuan nasional yang telah ditetapkan. Keberadaan ketahanan nasional dapat ditinjau dari beberapa aspek, baik aspek alamiah, sosial, maupun aspek ekonomi. Ditinjau dari aspek alamiah, ketahanan nasional sangat diperlukan mengingat keberadaan suatu negara tentunya memiliki kondisi-kondisi alamiah dari negara tersebut. Tak mungkin jika suatu negara dapat berdiri tanpa adanya keadaan alamiah.

Adapun beberapa aspek alamiah yang termasuk dalam ketahanan nasional, yaitu sebagai berikut:
  1. Letak Geografis Letak 
geografis suatu negara memberikan petunjuk mengenai tempat di atas muka bumi dari suatu negara tersebut. Terdapat dua jenis negara yang memiliki ciri khusus berkenaan dengan lokasinya, yaitu:

            a.  Negara yang dikelilingi daratan (land locked country), seperti Afganistan,                                   Hongaria, Swiss, Austria, dan sebagainya.

           b.   Negara yang dikelilingi lautan, seperti Indonesia, Jepang, Filipina, Selandia Baru,                   dan lain-lain. seperti Irak, Brunai Darusalam. Dimana negara yang demikian ini                       dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu:

      • Negara kepulauan (lautnya lebih dominan) 
      • Negara pulau (daratnya lebih dominan).
          c.   Negara pulau (Island State) yaitu negara yang memiliki unsur daratan lebih                              dominan daripada unsur lautan. Contoh: Australia, Malagasi. Dimana negara daratan yang mempunyai daerah yang bersifat archipelago, maka negara tersebut juga tidak dapat dinamai sebagai negara kepulauan, seperti Indonesia.

     2. Kekayaan Alam

Kekayaan alam suatu negara merupakan segala sumber dan potensi alam yang terdapat di muka bumi, laut, dan udara yang berada di wilayah kekuasaan negara tersebut. Dimana kekayaan alam Indonesia ditetapkan berdasar pada:

    • TAP MPR NO. IV Tahun 1973. 
    • Batas-batas landas kontinen Indonesia yang telah disetujui antara negara tetangga. 
    • Zone Ekonomi Ekslusif Indonesia 200 mil laut diukur dari garis-garis pangkal laut, yaitu jalur diluar laut wilayah Indonesia sebagaimana ditetapkan berdasarkan UU No 4 Prp. Tahun 1960 tentang perairan Indonesia.
Kekayaan alam jika dilihat dari sifatnya dibedakan menjadi dua, yaitu kekayaan alam yang dapat diperbaharui (renewable resource) dan kekayaan alam yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable resource). Sedangkan dilihat dari jenisnya, kekayaan alam dibedakan dalam tiga golongan, yaitu hewan (fauna), tumbuhan (flora), dan bahan tambang (mineral).

    3. Keadaan dan Kemampuan Penduduk

Penduduk adalah semua orang yang bertempat tinggal dalam wilayah tertentu. Dengan demikian penduduk indonesia adalah semua orang yang bertempat tinggal dalam wilayah indonesia. Penduduk merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan dan perkembangan suatu negara. Jumlah penduduk yang besar juga sering dikatakan sebagai salah satu maodal dasar pembangunan nasional.

Ungkapan seperti itu memang ada benarnya, namun harus diingat bahwa penduduk dapat menjadi modal dasar pembangunan apabila penduduk tersebut memiliki kualitas tertentu, sehingga dapat mendukung kualitas tertentu,sehingga dapat mendukung pembangunan.


Persoalan kependudukan di indonesia secara garis besar dapat ditemukan sebagai berikut.
    • Jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang relatif tinggi. Persebaran penduduk yang tidak merata dimana sekitar 60% penduduk indonesia. 
    • Berada dipulau jawa padahal luas pulau jawa hanya 7% dari luas seluruh indonesia. 
    • Terbatasnya lapangan kerja yang tersedia sehingga mengakibatkan tingginya anggka pengangguran.
    • Kualitas penduduk yang relatif rendah, baik dari aspek pendidikan maupun penguasaan ketrampilannyaa.
    • Komposisi penduduk yang didominasi oleh penduduk usia muda, sehingga membwa konsekuensi penyediaan fasilitas pendidikan dan perluasan lapangan kerja.

B. KETAHANAN NASIONAL DARI ASPEK SOSIAL

Aspek Sosial adalah hubungan manusia dengan alam tempat berlangsungnya komunikasi dan mempunyai topik dan tujuan tertentu.
  1. Ideologi 
Bangsa Indonesia telah memiliki ideologi Pancasila yang telah terbukti dapat menyelematkan bangsa dan negara dari kehancuran. Meskipun telah berkali-kali ada usaha untuk mengganti Pancasila dengan ideologi lain (komunis), tetapi Pancasila tetap jaya, sebagai pandangan hidup, dasar negara dan ideologi nasional kita.


    • Ideologi dunia
untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.

      1. Liberalisme(Individualisme) : masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat (kontraksosial).
      2. Komunisme(ClassTheory) : Negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain.Golongan borjuis menindas golongan proletar (buruh), oleh karena itu kaum buruh dianjurkan mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum kapitalis & borjuis
    • Ideologi Pancasila
Merupakan tatanan nilai yang digali (kristalisasi) dari nilai-nilai dasar budaya bangsa Indonesia. Kelima sila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh sehingga pemahaman dan pengamalannya harus mencakup semua nilai yang terkandung didalamnya.

   2. Politik

Politik berasal dari kata politics dan atau policy yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan. Politik di Indonesia sebagai berikut

    • Dalam Negeri 
Adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD ’45 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu system yang unsur-unsurnya:
      1. StrukturPolitik 
      2. ProsesPolitik 
      3. BudayaPolitik 
      4. Komunikasi Politik

    • Luar Negeri 
Salah satu sasaran pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa.

Politik Luar Negeri Indonesia adalah bebas dan aktif, Pengertiannya adalah :

      1. Bebas = Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. 
      2. Aktif = Indonesia dalam percayuran internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek, tetapi berperan atas dasar cita-citanya.

   3. Ekonomi

Landasan pembangunan ekonomi kita antara lain adalah pasal 33 UUD 1945.
Wujud ketahanan ekonomi tercermin dalam kondisi kehidupan perekonomian bangsa yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis serta kemampuan menciptakan kemandirian ekonomi nasional dengan daya saing tinggi dan mewujudkan kemampuan rakyat. Untuk mencapai tingkat ketahanan ekonomi perlu pertahanan terhadap berbagai hal yang menunjang, antara lain:
  • Sistem ekonomi Indonesia harus mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata.
  • Ekonomi Kerakyatan.
  • Struktur ekonomi dimantapkan secara seimbang antara sektor pertanian, perindustrian dan jasa.
  • Pembangunan ekonomi dilaksanakan sebagai usaha bersama dibawah pengawasan anggota masyarakat memotivasi dan mendorong peran serta masyarakat secara aktif. 
  • Pemerataan pembangunan. 
  • Kemampuan bersaing.

  4. Sosial Budaya

Dalam setiap kebudayaan daerah terdapat nilai budaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh budaya asing (local genuis). Local genuis itulah pangkal segala kemampuan budaya daerah untuk menetralisir pengaruh negatif budaya asing.

Kebudayaan nasional merupakan hasil (resultante) interaksi dari budaya-budaya suku bangsa (daerah) atau budaya asing (luar) yang kemudian diterima sebagai nilai bersama seluruh bangsa. Interaksi budaya harus berjalan secara wajar dan alamiah tanpa unsur paksaan dan dominasi budaya terhadap budaya lainnya.

Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan Indonesia. Identitas bangsa Indonesia adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar:
  • Religius
  • Kekeluargaan
  • Hidup seba selaras
  • Kerakyatan

 5. Pertahanan dan Keamanan


Masalah pertahanan keamanan harus terus kita tingkatkan, dengan mengikutsertakan seluruh warga negara. Pertahanan keamanan yang mantap, akan menciptakan stabilitas nasional. Stabilitas yang mantap sangat kita perlukan untuk melanjutkan pembangunan nasional.

Postur kekuatan pertahanan keamanan mencakup:

  • Struktur kekuatan 
  • Tingkat kemampuan 
  • Gelar kekuatan 
Untuk membangun postur kekuatan pertahanan keamanan melalui empat pendekatan:
  • Ancaman 
  • Misi 
  • Kewilayahaan 
  • Politik 

Tujuan Ketahanan pada pertahanan dan keamanan sebagai berikut : 

    1. Mewujudkan kesiapsiagaan dan upaya bela negara melalui penyelenggaraan SISKAMNAS 
    2. Indonesia adalah bangsa cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan 
    3. Pembangunan pertahanan keamanan ditujukan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan. 
    4. Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan harus dilindungi. 
    5. Mampu membuat perlengkapan dan peralatan pertahanan keamanan.
Sumber :

http://reithatp.blogspot.co.id/2011/12/ketahanan-nasional-dari-aspek-alamiah.html

http://nettysadzali.blogspot.co.id/2012/05/aspek-sosial-dalam-ketahanan-nasional.html

http://www.tugassekolah.com/2016/03/aspek-aspek-ketahanan-nasional.html

KEWIRAUSAHAAN 1. Pengertian Kewirausahaan      Suatu proses dalam melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru dengan cara kreatif da...