Rabu, 24 April 2019

PERENCANAAN PRODUKSI


Hasil gambar untuk gambar perencanaan produksi

1. Pengertian Perencanaan produksi
Perencanaan produksi merupakan perencanaan tentang produk apa dan berapa yang akan diproduksi oleh perusahaan yang bersangkutan dalam satu periode yang akan datang. Perencanaan produksi merupakan bagian dari perencanaan operasional di dalam perusahaan. Dalam penyusunan perencanaan produksi, hal yang perlu dipertimbangkan adalah adanya optimasi produksi sehingga akan dapat dicapai tingkat biaya yang paling rendah untuk pelaksanaan proses produksi tersebut. 

Perencanaan produksi juga dapat didefinisikan sebagai proses untuk memproduksi barang-barang pada suatu periode tertentu sesuai dengan yang diramalkan atau dijadwalkan melalui pengorganisasian sumber daya seperti tenaga kerja, bahan baku, mesin dan peralatan lainnya. Perencanaan produksi menuntut penaksir atas permintaan produk atau jasa yang diharapkan akan disediakan perusahaan di masa yang akan datang. Dengan demikian, peramalan merupakan bagian integral dari perencanaan produksi. 

2.  Proses Konversi
Proses Konversi merupakan kegiatan sederahana tau serangkaian kegiatandengan tahapan yang panjang dan cukup kompleks. Pengertian proses konversiterencana dengan baik apabila semua inpu yaitu sumber daya produksi tersedia pada waktu yang tepat, mutu yang tepat dan proses konversi dilaksanakan secara efisien

3. Jenis Perencanaan Produksi 
Menurut Enny Ariyani (2009) perencanaan produksi yang terdapat dalam suatu perusahaan dapat dibedakan menurut jangka waktu yang tercakup, yaitu: 

   a. Perencanaan Produksi Jangka Pendek (Perencanaan Operasional) adalah penentuan kegiatan produksi yang akan dilakukan dalam jangka waktu satu tahun mendatang atau kurang, dengan tujuan untuk mengatur penggunaan tenaga kerja, persediaan bahan dan fasilitas produksi yang dimiliki perusahaan pabrik. 
    b. Perencanaan Produksi Jangka Panjang adalah penentuan tingkat kegiatan produksi lebih daripada satu tahun. Biasanya sampai dengan lima tahun mendatang, dengan tujuan untuk mengatur pertambahan kapasitas peralatan atau mesin-mesin, ekspansi pabrik dan pengembangan produk (product development)

4. Fungsi dan Tujuan Perencanaan Produksi 
Secara umum, fungsi dan tujuan perencanaan produksi adalah merencanakan dan mengendalikan aliran material ke dalam, di dalam dan keluar pabrik, sehingga posisi keuntungan optimal yang merupakan tujuan perusahaan dapat dicapai. Beberapa fungsi perencanan produksi adalah : 
a. Menjamin rencana penjualan dan rencana produksi konsisten terhadapa rencana strategis perusahaan. 
b. Sebagai alat ukur performansi proses perencanaan produksi. 
c. Menjamin kemampuan produksi konsisten terhadap rencana produksi. 
d. Memonitor hasil produksi aktual terhadap rencana produksi dan membuat penyesuaian. 
e. Mengatur persediaan produk jadi untuk mencapai target produksi dan rencana startegis. 
f. Mengarahkan penyusunan dan pelaksanaan jadwal induk Produksi.

Adapun tujuan dari perencanan produksi menurut Hendra Kusuma (1999) adalah: 
a. Meramalkan permintaan produk yang dinyatakan dalam jumlah produk sebagai fungsi dari waktu. b. Menetapkan jumlah saat pemesanan bahan baku serta komponen secara ekonomis dan terpadu. 
c. Menetapkan keseimbangan antara tingkat kebutuhan produksi, teknik pemenuhan pesanan, serta memonitor tingkat persediaan produk jadi setiap saat. Membandingkannya dengan rencana persediaan dan melakukan revisi atas rencana produksi pada saat yang ditentukan.
d. Membuat jadwal produksi, penugasan, pembebanan mesin dan tenaga kerja yang terperinci sesuai dengan ketersediaan kapasitas dan fluktuasi permintaan pada suatu periode



KEWIRAUSAHAAN 1. Pengertian Kewirausahaan      Suatu proses dalam melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru dengan cara kreatif da...