Strategi Membangun Ketahanan Nasional
Pengertian Ketahanan
nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa, meliputi seluruh aspek
kehidupannasional yang terintegrasi, berisi keuletan, dan ketangguhan serta
mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala
tantangan, ancaman, hambatan, serta gangguan dari luar maupun dari dalam,
langsung maupun tidak langsung membahayakan integrasi, identitas, kelangsungan
hidupbangsa dan negara , serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya.
Asas Ketahanan Nasional
1. Asas
Kesejahteraan dan Keamanan
2. Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu
3. Asas Mawas ke Dalam da Mawas ke Luar
4. Asas
Kekeluargaan
Strategi
membangun Ketahanan nasional: Untuk mewujudkan suatu negara yang damai dan
makmur sejahtera, setiap warga negaranya di wajibkan untu melakukan suatu
ketahanan nasional , karena pentingnya ketahanan nasional adalah cara terbaik
yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi
kehidupan nasional yang ingin diwujudkan, wawasan nusantara dan ketahanan
nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasari oleh Pancasil
sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma
pembangunan nasional.
untuk menjalankan suatu ketahanan nasional, kita tidak hanya berdiam diri dan menunggu negara lain menjelajah, kita harus mengimplementasian dalam kehidupan sehari-hari , sebagai contoh sederhana kita membina hubungan baik dengan negara lain, menjaga nama baik bangsa dan ikut serta dalam menjalankan peraturan yang telah ditetapan .
Ketahanan
nasional diartikan sebagai kondisi dinamis bangsa untuk menghadapi dan
mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan bagi kelangsungan
hidup bangsa. Ada dua faktor yang berpengaruh pada ketahanan nasional yaitu
mental dan Fisik. Mental di tentukan oleh keuletan sedangkan fisik ditentukan
oleh ketangguhan. Kondisi dinamis diakibatkan oleh dua aspek yaitu Fisik dan
Sosial. Fisik meliputi geografis, demografis dan sumber daya alam. Sedangkan
sosial meliputi ideology, politik, ekonomi, sosial, budaya dan hambatan. Oleh sebab
itu , kita harus mempertahankan pancasila kita . strategi untuk membangun
bangsa cukup gampang, yaitu menjaga, melestarikan, menghoramati yang ada di
indonesia. Terutama fisik dan mental kita.
Strategi Membangun Toleransi
Marilah
kita renungkan dan amati suasana kehidupan bangsa Indonesia. Kita harus merasa
bangga akan tanah air kita dan juga kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha
Esa. Kita telah dikaruniai tanah air yang indah dengan aneka ragam kekayaan
alam yang berlimpah ditambah lagi beraneka ragam suku, ras, adat istiadat,
budaya, bahasa, serta agama dan lain-lainnya. Kondisi bangsa Indonesia yang
pluralistis menimbulkan permasalahan tersendiri, seperti masalah Agama, paham
separatisme, tawuran ataupun kesenjangan sosial.
Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, kerukunan hidup antar umat beragama harus selalu dijaga dan dibina. Kita tidak ingin bangsa Indonesia terpecah belah saling bermusuhan satu sama lain karena masalah agama.Toleransi antar umat beragama bila kita bina dengan baik akan dapat menumbuhkan sikap hormat menghormati antar pemeluk agama sehingga tercipta suasana yang tenang, damai dan tenteram dalam kehidupan beragama termasuk dalam melaksanakan ibadat sesuai dengan agama dan keyakinannya melalui toleransi diharapkan terwujud ketenangan, ketertiban serta keaktifan menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan masing-masing. Dengan sikap saling menghargai dan saling menghormati itu akan terbina kehidupan yang rukun, tertib, dan damai.
Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, kerukunan hidup antar umat beragama harus selalu dijaga dan dibina. Kita tidak ingin bangsa Indonesia terpecah belah saling bermusuhan satu sama lain karena masalah agama.Toleransi antar umat beragama bila kita bina dengan baik akan dapat menumbuhkan sikap hormat menghormati antar pemeluk agama sehingga tercipta suasana yang tenang, damai dan tenteram dalam kehidupan beragama termasuk dalam melaksanakan ibadat sesuai dengan agama dan keyakinannya melalui toleransi diharapkan terwujud ketenangan, ketertiban serta keaktifan menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan masing-masing. Dengan sikap saling menghargai dan saling menghormati itu akan terbina kehidupan yang rukun, tertib, dan damai.
Contoh pelaksanaan toleransi antara umat beragama dapat kita lihat seperti:
·
Membangun jembatan,
·
Memperbaiki tempat-tempat umum,
·
Membantu orang yang kena musibah banjir,
·
Membantu korban kecelakaan lalu-lintas.
Jadi, bentuk kerjasama ini harus kita wujudkan dalam kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan dan tidak menyinggung keyakinan agama masing-masing. Kita sebagai umat beragama berkewajiban menahan diri untuk tidak menyinggung perasaan umat beragama yang lain. Hidup rukun dan bertoleransi tidak berarti bahwa agama yang satu dan agama yang lainnya dicampuradukkan. Jadi sekali lagi melalui toleransi ini diharapkan terwujud ketenangan, ketertiban, serta keaktifan menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinan masing-masing. Dengan sikap saling menghargai dan saling menghormati itu, akan terbina peri kehidupan yang rukun, tertib, dan damai. Dalam kehidupan sehari-hari Anda, apakah contoh-contoh toleransi antar umat beragama seperti diuraikan di atas telah Anda lakukan? Jika Anda telah melakukannya berarti Anda telah berperilaku toleran dan saling menghargai. Tetapi jika Anda tidak melakukannya berarti Anda tidak toleran dan tidak saling menghargai. Sikap seperti itu harus dijauhi.
berikut ini contoh-contoh pengamalan toleransi dalam berbagai aspek kehidupan.
Dalam Kehidupan di Masyarakat
Cobalah
Anda renungkan dan Anda sadari mengapa terjadi peristiwa seperti tawuran antar
pelajar di kota-kota besar, tawuran antar warga, peristiwa atau pertikaian
antar agama dan antar etnis dan lain sebagainya. Peristiwa-peristiwa tersebut
merupakan cerminan dari kurangnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi
toleransi dalam kehidupan di masyarakat antara lain, yaitu:
a.
Adanya sikap saling menghormati dan menghargai antara pemeluk agama.
b. Tidak
membeda-bedakan suku, ras atau golongan.
Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Kehidupan
berbangsa dan bernegara pada hakikatnya merupakan kehidupan masyarakat bangsa.
Di dalamnya terdapat kehidupan berbagai macam pemeluk agama dan penganut
kepercayaan yang berbeda-beda. Demikian pula di dalamnya terdapat berbagai
kehidupan antar suku bangsa yang berbeda. Namun demikian perbedaan-perbedaan
kehidupan tersebut tidak menjadikan bangsa ini tercerai-berai, akan tetapi
justru menjadi kemajemukan kehidupan sebagai suatu bangsa dan Negara Indonesia.
Oleh karena itu kehidupan tersebut perlu tetap dipelihara agar tidak terjadi
disintegrasi bangsa.
Adapun
toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara antara lain:
a.
Merasa senasib sepenanggungan.
b.
Menciptakan persatuan dan kesatuan, rasa kebangsaan atau nasionalisme.
c.
Mengakui dan menghargai hak asasi manusia.
d.
Membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan.
e.
Menghindari Terjadinya Perpecahan
f.
Memperkokoh Silaturahmi dan Menerima Perbedaan